PANGKUR — Pemerintah Desa Pangkur menapaki babak baru yang sarat makna dalam perjalanan sejarah wilayahnya. Dalam rapat koordinasi strategis yang digelar di Pendopo Desa Pangkur, secara resmi tanggal 11 Agustus ditetapkan sebagai Hari Jadi Desa Pangkur.
Penetapan tanggal istimewa ini ditandai dengan momen bersejarah yang menyita perhatian seluruh peserta rapat. Ketua Tim Literasi Desa Pangkur, Bapak Gunawan, secara langsung menyerahkan naskah hasil penelusuran sejarah kepada Kepala Desa Pangkur, Bapak Suhardi. Penyerahan naskah ini menjadi bukti otentik sekaligus kado terindah yang meresmikan hari lahirnya Desa Pangkur setelah melalui kajian dan riset mendalam dari para pegiat literasi lokal.
Dihadiri Jajaran Pimpinan Kecamatan dan Tokoh Masyarakat.
Rapat pleno penetapan dan pemantapan hari jadi ini berlangsung khidmat sekaligus meriah. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Pangkur, Bapak Edy Sukamto, yang memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras tim literasi dan pemerintah desa dalam menggali akar sejarah desa. Turut hadir pula dalam kesempatan penting ini jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT dan RW se-Desa Pangkur, serta para tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pimpinan wilayah dan elemen masyarakat ini menunjukkan soliditas dan antusiasme tinggi dalam menyambut perayaan hari jadi yang untuk pertama kalinya akan disahkan dan dirayakan secara meriah.
Menuju Puncak Perayaan 11 Agustus 2026
Dengan ditetapkannya tanggal 11 Agustus sebagai Hari Jadi Desa Pangkur, rangkaian persiapan acara yang sebelumnya telah dirancang kini memiliki pijakan sejarah yang kuat. Pemerintah desa bersama panitia kini semakin mantap mengebut persiapan teknis—mulai dari pementasan Kethoprak babad dusun, wayang cilik, hingga berbagai lomba kreativitas anak—demi menyuguhkan perayaan akbar yang meriah dan membanggakan bagi seluruh warga Desa Pangkur.